March Greetings: International Women’s Day

Spread the love

International Women’s Day jatuh setiap tanggal 8 Maret. Tahun lalu, Globular HI menuliskan artikel mengenai Kesetaraan Gender dan hubungannya dengan populasi LGBT. Artikel tersebut dapat diakses di sini.

Minggu kemarin, kita pun menyaksikan Women’s March yang dilaksanakan di Jakarta (dan mungkin di beberapa kota lain), dengan peserta bukan hanya perempuan namun juga laki-laki. Feminis tidak harus perempuan, kan?

Sembari kita menilik dan menyaksikan perjuangan “kesetaraan gender” dalam kacamata faktor-faktor lain sebagai pembentuk persepsi mengenai gender, seperti hukum, kebijakan politik, masyarakat, didikan keluarga, dimana posisi kesehatan sebagai pembentuk dan keluaran dari disparitas gender?

Tedros Adhanom, selaku Director General WHO, menekankan berkali-kali dalam media sosialnya mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam kepemimpinan WHO, dengan melibatkan banyak perempuan dalam kursi-kursi kepemimpinan WHO.

Image result for global health 50/50

Hari ini, 8 Maret 2018, peluncuran laporan Global Health 50/50 Initiative dengan tujuan mempercepat/mengakselerasi penyetaraan gender dalam dunia kesehatan menunjukkan adanya jurang waktu / delay antara kebijakan, keputusan, hingga terjadinya perubahan yang nyata. Ini merupakan masalah yang sering terabaikan oleh aktivis-aktivis. Bagaimana setelah kebijakan itu ada, perubahan bisa segera dirasakan di lapangan?

Ketika perempuan dianggap hanya sebagai bawahan laki-laki, perempuan tidak bisa memimpin, akan kita rasakan dampak disparitas gender. Ide bahwa perempuan adalah populasi yang tidak layak mendapat penghasilan yang sama dengan laki-laki, selalu dinomorduakan, mendapat stigma sebagai orang dapur dan bertugas mengurus anak di rumah (seakan-akan ayahnya tidak perlu mengurus anak), tentu akan berakibat terhadap taraf kesehatan perempuan.

Tahun ini, mulai hari ini, mari kita memaknai kesetaraan gender dari tempat pertama terjadinya perubahan: pikiran kita sendiri.

Kita bisa berpatisipasi di level komunitas terkecil hingga terbesar; dari keluarga kita, komunitas/organisasi tempat kita bernaung, sekecil apapun yang bisa kita perbuat, kita membantu mencapai kesetaraan.

Bagaimana dengan Globular HI sendiri? Kami merayakan International Women’s Day ini dengan senyum hangat karena telah mengamalkan hal yang sedang dikerjakan di seluruh dunia. Saat ini, 3 dari 4 pemimpin Working Group yang kami punya adalah perempuan. Seluruh divisi kami juga dipimpin oleh perempuan.

Apakah ini berarti Globular memilih pemimpin perempuan hanya karena mereka adalah perempuan? Nantikan sepak terjang program-program perempuan Globular HI!

Selamat Hari Perempuan, Indonesia.

Salam hormat,

Ivan Meidika Kurnia

Founder & Director Globular HI

 

Leave a Reply

Close Menu